Banyuwangi, Actanews.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung pembinaan teritorial. Pada Sabtu (15/2), Kodim menggelar kegiatan Pembinaan Teknis (Bintek) Operasional Sarana dan Prasarana berupa prototipe mesin pupuk cair bertenaga surya. Kegiatan ini berlangsung di Aula Panglima Sudirman, Makodim 0825, Jalan RA Kartini Nomor 02, Kepatihan, Banyuwangi. Kamis (15/5/2025).

Bintek dipimpin langsung oleh Kolonel Inf Dikdik Sadikin dari Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) dan dihadiri oleh sejumlah pejabat teras TNI AD, termasuk Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han.
Turut hadir dalam kegiatan ini Letkol Arh Sugeng Rijadi (Kabaglitbang Tekter Pusterad), Mayor Jon Rokardo Simamora (Kasilitbang Sismet Pusterad), Mayor Kav Suprapto (Kasdim 0825), Peltu M. Munir (Batimin Sdirlitbang Pusterad), serta para perwira staf dan jajaran Danramil Kodim 0825/Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Kolonel Dikdik menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret penguatan pembinaan teritorial melalui pemanfaatan teknologi tepat guna. Ia juga menekankan peran strategis Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD dalam membina wilayah, terutama dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Inovasi teknologi seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya petani, dalam meningkatkan hasil pertanian secara efisien dan ramah lingkungan,” ujar Kolonel Dikdik.

Senada dengan itu, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Joko Sukoyo menyambut baik pelatihan ini. Menurutnya, kehadiran prototipe mesin pupuk cair tenaga surya merupakan langkah maju dalam mendukung sektor pertanian di Banyuwangi.
“Mesin ini tidak hanya hemat energi, tetapi juga ramah lingkungan dan mudah dioperasikan. Sangat cocok diterapkan di wilayah pedesaan,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menguasai penggunaan alat secara optimal serta menjadi agen perubahan teknologi pertanian di wilayah masing-masing.
