Actanews.id – Ratusan pelajar SMPN 2 Rogojampi dengan penuh antusiasme menyambut kedatangan para pembalap yang mengikuti Tour de Banyuwangi Ijen. Pada Senin (22/7/2024), para pelajar beserta guru-guru berjejer di sepanjang jalan provinsi depan sekolah mereka, memberikan semangat kepada para pembalap yang tengah menaklukkan etape pertama.
Etape pertama yang menantang ini dimulai dari SMKN 2 Tegalsari dan berakhir di kantor Bupati Banyuwangi, dengan jarak tempuh sepanjang 136,2 kilometer. Para peserta yang berkompetisi harus menempuh total jarak 567 km dalam ajang ini.
Para pelajar SMPN 2 Rogojampi tidak hanya berjejer di sepanjang pinggiran jalan, tetapi juga meneriakkan yel-yel semangat sambil mengibarkan bendera 16 negara peserta, termasuk Indonesia, Malaysia, Eritrea, Australia, Laos, Belanda, Thailand, Malta, Selandia Baru, Filipina, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Spanyol, Mongolia, dan Estonia.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, menyatakan kebanggaannya atas penyelenggaraan kompetisi internasional ini. “Tour de Ijen tahun ini merupakan satu-satunya balap sepeda road race di Indonesia yang masuk agenda resmi Federasi Balap Sepeda Dunia, UCI (Union Cycliste Internationale). Kami berkomitmen menjadikan balap sepeda sebagai instrumen olahraga, pariwisata, penggerak ekonomi, sekaligus konsolidasi infrastruktur daerah,” ujarnya.
Setelah empat tahun terhenti akibat pandemi, Tour de Banyuwangi Ijen kembali digelar dengan penuh semangat dan upaya maksimal. Bupati Ipuk menambahkan, “Kami akan melaksanakan ajang ini dengan maksimal. Ini menjadi presentasi balap sepeda di Indonesia di kompetisi internasional. Mohon doa restu dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat Banyuwangi.”

Masuknya Tour de Ijen dalam Banyuwangi Festival juga didorong oleh banyaknya usulan dari berbagai pihak. “Tour de Ijen banyak yang minta agar digelar kembali dengan segala pertimbangan, sehingga kami putuskan tahun ini digelar. Itulah yang membuat ITdBI tahun ini banyak dinanti dan diminati tim sepeda dari berbagai negara,” tutup Bupati Ipuk.
Tour de Banyuwangi Ijen kembali menjadi bukti semangat Banyuwangi dalam menggaungkan olahraga balap sepeda di pentas internasional, serta menjadi kebanggaan bagi warga Bumi Blambangan. (I-Triadi)
