Banyuwangi, Actanews.id – Lebih dari 1.500 peserta memadati Bumi Perkemahan Jeongmara, Kecamatan Songgon, dalam gelaran Kemah Moderasi Beragama (MORAMA II) yang berlangsung sukses dari 11 hingga 13 Oktober 2024. Acara ini menjadi wadah besar bagi siswa-siswi madrasah dan anggota organisasi di Banyuwangi untuk memperkuat nilai-nilai moderasi, persatuan, dan toleransi antar umat beragama.
Di bawah terik matahari hingga sejuknya malam perkemahan, para peserta terlibat dalam berbagai aktivitas yang sarat makna, mulai dari diskusi kelompok hingga permainan edukatif. Tidak hanya itu, malam api unggun yang khidmat menjadi simbol kebersamaan dan komitmen untuk menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.
Ketua Panitia, Ali Makhrus Efendi, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan berbagai pihak, terutama kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. Chaironi Hidayat, yang memberikan dukungan penuh terhadap acara ini. “Semangat moderasi beragama yang kita bangun bersama dalam kegiatan ini diharapkan terus menular ke seluruh peserta didik, menjadi benteng untuk menjaga persatuan bangsa,” ujar Ali Makhrus dalam pidato penutupan.

Kegiatan MORAMA II ini dinilai berhasil membangkitkan kesadaran akan pentingnya hidup berdampingan dengan penuh toleransi, terutama di tengah beragamnya latar belakang agama para peserta. Selain itu, partisipasi aktif dari para madrasah juga menunjukkan komitmen lembaga pendidikan dalam membina generasi muda yang moderat dan inklusif.
Dengan semangat yang tinggi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengembangkan program-program serupa demi terciptanya masyarakat yang lebih harmonis dan berkeadilan.
