Kebakaran Lahan Tebu di Banyuwangi, 2 Hektar Lahan Hangus, Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Banyuwangi, Actanews.id – Kebakaran hebat melanda lahan tebu di Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, pada Kamis (5/8/2024) siang. Kebakaran yang diduga akibat pembakaran sampah ini menghanguskan sekitar 2 hektar lahan milik PT Perkebunan Markati.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh Musrifah, seorang karyawan PT Perkebunan Markati, yang melihat kepulan asap tebal sekitar pukul 11.50 WIB. Segera setelah menerima laporan pada pukul 12.15 WIB, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Tim dari Sektor Genteng tiba di lokasi pukul 12.27 WIB, dan langsung melakukan upaya pemadaman.

“Karena skala kebakaran yang cukup besar, tim tambahan dari Mako Induk, Sektor Srono, dan Sektor Bangorejo juga dikerahkan. Penyemprotan dilakukan sejak pukul 12.28 WIB, dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.20 WIB. Proses pendinginan kemudian dilanjutkan hingga pukul 14.52 WIB,” jelas Salam Bikwanto, SAp, selaku Kasi Penyelamatan dan evakuasi Damakarmat Banyuwangi.

“Upaya pemadaman awal sempat dilakukan oleh petugas keamanan PT Perkebunan Markati dan beberapa warga sekitar. Namun, kencangnya hembusan angin menyebabkan api cepat menyebar ke area lain, sehingga memerlukan bantuan dari tim Damkar setempat,” sambungnya.

Kendala yang dihadapi petugas di lapangan termasuk sulitnya akses jalan menuju lokasi kebakaran serta banyaknya kegiatan perayaan Agustusan yang menghambat mobilitas. Meski demikian, tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan dalam kejadian ini.

Hingga saat ini, kerugian materi akibat kebakaran masih dalam tahap penaksiran. Tim investigasi dari Damkar Banyuwangi, dipimpin oleh Rizal, tengah menyelidiki penyebab pasti kebakaran, dengan dugaan awal bahwa insiden ini dipicu oleh pembakaran sampah.

Operasi pemadaman ini melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, POLRI, BPBD, dan karyawan PT Perkebunan Markati, serta didukung oleh berbagai unit tangki supply dan unit rescue dari sektor-sektor terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *