Kebakaran Kandang Kambing di Kalipuro Banyuwangi, 6 Ekor Ternak Mati Terbakar

Banyuwangi, Actanews.id – Kebakaran melanda sebuah kandang kambing sekaligus tempat istirahat milik warga di Dusun Petang, Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi pada Selasa (11/3/2026) malam sekitar pukul 23.50 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan enam ekor kambing mati terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, laporan kejadian diterima petugas pada pukul 00.02 WIB. Tim pemadam kemudian langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 00.06 WIB dan tiba sekitar pukul 00.17 WIB setelah menempuh jarak sekitar 8,7 kilometer.

Petugas segera melakukan penanganan dengan menggelar peralatan pemadam serta menghubungkan selang dan nozzle ke unit Fire Dome 05, disusul Ayaxx 03 dan Fire Dome 04. Proses pemadaman dilakukan menggunakan dua nozzle, dengan fokus penyemprotan pada titik api utama di bagian tengah kandang serta bagian samping bangunan.

Dalam proses penyelamatan, tim Fire Rescue berhasil mengevakuasi empat ekor kambing dari dalam kandang. Namun enam ekor kambing lainnya tidak dapat diselamatkan karena api sudah lebih dulu membesar.

Setelah api utama berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.41 WIB, petugas melanjutkan proses pendinginan serta pembongkaran material yang terbakar untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Seluruh proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 01.33 WIB.

Pemilik kandang, Saiban (68), warga setempat, menjelaskan bahwa sebelum kejadian ia sempat membakar sisa-sisa sampah di sekitar kandang. Setelah itu ia meninggalkan lokasi untuk keluar sebentar. Saat kembali, api sudah membesar dan membakar bangunan kandang yang terbuat dari kayu dan bambu.

Peristiwa tersebut kemudian diketahui oleh seorang warga bernama Hizbullah (29) yang rumahnya berada di dekat lokasi. Ia lalu menghubungi rekannya yang merupakan petugas pemadam kebakaran untuk melaporkan kejadian tersebut.

Diduga kuat kebakaran dipicu oleh percikan api dari pembakaran sampah yang tertiup angin kencang hingga mengenai bangunan kandang yang mudah terbakar.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Namun bangunan semi permanen kandang kambing serta enam ekor kambing dilaporkan hangus terbakar.
Proses pemadaman melibatkan delapan personel dari Regu Brama 3 bersama Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), dengan dukungan unsur Tagana dan warga setempat.(*)