Kebakaran Hebat Hanguskan Pom Mini di Tegaldlimo, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Banyuwangi, Actanews.id – Sebuah kebakaran hebat terjadi di sebuah tempat usaha (ruko) yang juga berfungsi sebagai pom mini di Dusun Tegalsari Kidul, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. Insiden ini terjadi pada hari Selasa, (13/8/2024), sekitar pukul 11.40 WIB, mengakibatkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp 200 juta.

Menurut Laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, Kebakaran bermula ketika seorang pelanggan, bernama Brigas, tengah mengisi BBM untuk sepeda motornya di pom mini tersebut. Saat proses pengisian belum selesai, persediaan bensin di pom mini habis. Pemilik pom mini, Muklisin (41), kemudian mengambil bensin cadangan dari sebuah drum untuk melanjutkan pengisian.

Namun, ketika sedang mengisi, selang yang terhubung dengan pom mini terlepas dan menyenggol drum bensin. Tumpahan bensin yang mengenai sumber listrik kemudian memicu percikan api yang cepat membesar dan melahap seluruh bangunan ruko.

Api dengan cepat menjalar dan membakar satu unit mobil Suzuki Grand Max berplat nomor P.8529 VO yang terparkir di dekat ruko. Selain itu, api juga melukai tiga orang yang berada di lokasi, yaitu pemilik ruko, seorang pegawai pom mini, dan seorang pegawai penjaga link BRI dan counter di area tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas pemadam kebakaran pada pukul 12:04 WIB, dan tim segera berangkat ke lokasi kejadian pada pukul 12:06 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13:25 WIB,” kata Sugiono, selaku Investigator.

Sebanyak empat tim dari Sektor Bangorejo dan Sektor Srono dikerahkan untuk memadamkan api, dibantu oleh unsur-unsur terkait seperti Koramil, Polsek, perangkat Desa Purwoasri, dan warga setempat. Meski cuaca mendung, petugas berhasil mengendalikan api dengan cepat, sehingga tidak menyebar ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi, Salam Bikwanto S.AP, menyatakan bahwa kondisi tumpahan bensin yang mengenai listrik merupakan faktor utama yang menyebabkan kebakaran ini.

“Kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 200 juta, yang meliputi kerusakan total pada ruko, pom mini, serta sebuah mobil yang terbakar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan ketiga korban yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan medis,” tandas Salam Bikwanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *