Kapolresta Banyuwangi Terima Kunjungan Ketua Rumah Kebangsaan, Perkuat Sinergi Kamtibmas Humanis

BANYUWANGI, Actanews.id  – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. menerima kunjungan Ketua Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi, Moh. Hakim Said, S.H., di Mapolresta Banyuwangi, Jumat (23/1/2026). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi strategis antara kepolisian dan tokoh masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan berbagai pengalaman tugas serta dinamika yang dihadapi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Pendekatan humanis adalah prinsip utama kami. Polisi harus hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan keadilan,” ujar Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan.

Menurutnya, membangun komunikasi yang intens dan berkelanjutan dengan tokoh masyarakat, ulama, serta elemen strategis seperti Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi merupakan kunci utama dalam menciptakan stabilitas sosial dan keamanan daerah.
“Sinergi bersama Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi dan para tokoh masyarakat sangat penting. Dari dialog inilah lahir solusi bersama demi Banyuwangi yang aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi, Moh. Hakim Said, S.H., menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan pendekatan humanis yang ditunjukkan Kapolresta Banyuwangi beserta jajarannya.
“Kami sangat mengapresiasi sikap humanis dan keterbukaan Kapolresta Banyuwangi. Pola komunikasi yang hangat dan terbuka seperti ini akan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” ungkap Hakim Said.

Ia juga menegaskan bahwa Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi siap menjadi mitra strategis Polresta Banyuwangi dalam menjaga keharmonisan sosial, memperkuat nilai toleransi, serta mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.
“Sinergi ini harus terus dirawat agar Banyuwangi tetap menjadi daerah yang rukun, aman, dan berkarakter kebangsaan,” tambahnya.(*)