Banyuwangi, Actanews.id – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Pemyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi musim kemarau yang disertai angin kencang. Ia menekankan pentingnya menghindari pembakaran sampah di lahan kosong atau area yang berpotensi menyebarkan api dengan cepat.
“Dengan cuaca panas dan angin yang cukup kencang saat ini, mohon untuk tidak membakar sampah di area-area terbuka. Apabila terpaksa harus melakukannya, pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi,” ujar Yoppy, pada Actanews.id, Selasa (20/8/2024).
Yoppy juga menyebutkan bahwa beberapa kejadian kebakaran lahan kosong, seperti di selatan Taman Blambangan dan banyak area diwilayah Kabupaten Banyuwangi akhir-akhir ini disebabkan oleh kelalaian dalam memadamkan api setelah pembakaran sampah. “Kebakaran yang kerap terjadi, misalnya lahan kososng selatan Taman Blambangan, di perkebunan tebu, dan lahan kososng lainnya di seluruh wilayah di Banyuwangi seharusnya bisa dihindari jika masyarakat lebih waspada,” tambahnya.


Dinas Damkarmat Banyuwangi saat ini tengah mempertimbangkan untuk menambah sektor pemadam, satu di wilayah Utara, dan satu lagi di wilayah selatan guna meningkatkan respons terhadap kebakaran di area tersebut. “Kami berencana menambah satu sektor di Wongsorejo dan sektor lainnya di Wilayah Banyuwangi selatan agar jangkauan pelayanan kami lebih efektif dan respons terhadap kebakaran bisa lebih cepat,” jelas Yoppy.
Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi relawan pemadam kebakaran yang selama ini telah banyak membantu dalam penanganan kebakaran di wilayah Banyuwangi. “Relawan kebakaran yang mendaftar secara sukarela di kami luar biasa dedikasinya. Namun, kami tetap mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak bergantung sepenuhnya pada petugas atau relawan,” imbuhnya.

Dalam upaya pencegahan, Yoppy juga mendorong masyarakat untuk memastikan bahwa untuk segera melapor kepada call center, serta bangunan-bangunan publik, termasuk gedung perkantoran, telah dilengkapi dengan sistem proteksi kebakaran yang memadai.
“Kami akan terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya proteksi kebakaran, terutama di musim kemarau ini,” tutupnya.
