Jembatan Gantung Garuda Malang Resmi Di Tinjau, Perkuat Konektivitas Antar Desa

MALANG, ACTANEWS.ID – Pemkab Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., meninjau Jembatan Gantung Garuda (Termangu) yang membentang di Dusun Turus, Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jum’at, (6/2/2026).

Infrastruktur penghubung antar Desa tersebut diharapkan menjadi urat nadi baru mobilitas warga pedesaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Malang turut didampingi jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sumberpucung.

Jembatan Gantung Garuda memiliki panjang 143 meter dengan lebar 1,2 meter, menghubungkan Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung dengan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen.

Kehadiran jembatan ini secara signifikan memangkas waktu tempuh warga menuju pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi di Kepanjen, dari sebelumnya sekitar satu jam menjadi hanya 15 menit.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari Program 1.000 Jembatan Gantung yang direalisasikan di Kabupaten Malang, hasil kolaborasi TNI bersama Vertical Rescue Indonesia, sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di kawasan pedesaan.

Bupati Malang menegaskan bahwa infrastruktur pedesaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, jembatan gantung ini tidak hanya menjadi sarana penghubung antar wilayah, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian serta mempermudah akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.

“Selama ini warga Dusun Turus dan desa sekitar harus memutar cukup jauh dengan risiko lalu lintas yang padat. Jembatan ini mobilitas menjadi lebih cepat, aman, dan efisien, terutama bagi petani dan pelajar,” ujar Bupati Malang.

iaberharap, keberadaan Jembatan Gantung Garuda dapat menjadi pemicu tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antar desa sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Malang. (prokopim)