Actanews.id – Jamaah haji Kabupaten Banyuwangi yang tergabung dalam kloter SUB-57, SUB-58, SUB-59, dan SUB-60 telah tiba di Saudi Arabia pada tanggal 27 dan 28 Mei 2025. Mereka menginap di Bilal Hotel di daerah Misfalah, yang hanya berjarak beberapa langkah dari Masjidil Haram.
Kendati kedatangan mereka tidak bersamaan, pelaksanaan umroh wajib, dilakukan hampir bersamaan. Kloter SUB-58 menjadi yang pertama berangkat pada pukul 9:30 malam Waktu Arab Saudi (WAS), disusul oleh kloter SUB-57 pukul 10:00 malam,.waktu setempat. Kemudian kloter SUB-59 pukul 02:00 dinihari, dan terakhir kloter SUB-60 pukul 03:00 dinihari. Para jamaah sengaja melaksanakan umroh pada malam hari untuk menghindari suhu panas siang hari yang mencapai 42 derajat Celsius.

Bagi jamaah yang tidak kuat berjalan kaki saat thawaf, mereka menggunakan jasa pendorong dengan biaya 250 riyal untuk thawaf dan Sa’i.
Ketua kloter SUB-58, Syafaat, menyampaikan bahwa setelah hasil koordinasi dengan maktab dan sektor, jamaah keluar dari hotel setelah selesai shalat isya. “Jangan sampai jamaah umroh bersamaan dengan orang yang selesai shalat dan keluar dari masjid,” kata Syafaat.
Para jamaah menuju Masjidil Haram dengan fasilitas bus gratis Shalawat yang berhenti di Terminal Jiyat, lalu berjalan kaki menuju masjid. Meskipun berasal dari kloter yang berbeda, umroh dilakukan secara bersamaan.
Syafaat juga berada di Terminal bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk memberikan pengarahan kepada jamaah yang baru datang. “Mereka baru pertama kali ke Masjidil Haram, kalau tidak diberi pengarahan, bisa salah terminal karena ada tiga terminal yang berdekatan dengan rute perjalanan berbeda,” kata Syafaat.

Kelancaran pelaksanaan umroh wajib ini menjadi momen kebahagiaan tersendiri bagi para jamaah haji Kabupaten Banyuwangi, yang meskipun dengan tantangan cuaca dan perjalanan, mampu menunaikan ibadah dengan lancar dan khusyuk.
