Banyuwangi, Actanews.id – Setelah kerusakan parah pada jalan paving di Kelurahan Kertosari dan Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, akhirnya mendapat perhatian serius dari pihak terkait. Kerusakan sepanjang sekitar 300 meter ini diakibatkan karena dilintasi kendaraan/alat berat, seperti excavator, yang digunakan untuk kegiatan pengurukan dan normalisasi sungai di Karangrejo dan Kertosari oleh pihak pengembang perumahan.
Warga sekitar merasa resah karena kerusakan ini membahayakan pengguna jalan, terlebih proyek paving tersebut masih dalam masa perawatan, karena terhitung baru selesai dibangun diperbaiki.
Lurah Kertosari, Hasanah, dalam wawancara pada Jumat (11/10/2024) malam, menjelaskan bahwa awalnya warga setempat meminta Dinas PU.Pengairan Banyuwangi untuk menormalisasi sungai yang tersumbat di area jembatan. Namun, di saat yang bersamaan, pengembang perumahan yang berencana menguruk area di sebelah barat, turut melakukan normalisasi aliran sungai, yang justru merusak jalan paving di sekitarnya.
“Kerusakan itu akibat dilalui kendaraan berat saat proses normalisasi sungai. Saat ini, pengembang sedang memperbaiki jalan paving yang rusak agar kembali seperti semula,” ujar Hasanah, didampingi perangkat RT setempat.
Tidak hanya itu, Komunitas Pemerhati Banyuwangi (KPB) turut mendesak agar pihak terkait segera bertindak. Mereka memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang telah cepat meminta pengembang untuk bertanggung jawab atas kerusakan tersebut.
“Perbaikan jalan paving ini diharapkan segera selesai agar mobilitas warga dan keamanan pengguna jalan dapat kembali normal,” kata Ketua KPB, Agung Suryawiran.
