Salah satu kegiatan fisik sarpras pendidikan yang telah rampung
Pasuruan, Actanews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pasuruan memastikan perbaikan infrastruktur di 279 titik SD dan SMP hampir seluruhnya rampung. Hingga 30 Desember 2025, progres pekerjaan telah mencapai 99 persen dan bangunan siap digunakan.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kabupaten Pasuruan, M Syamsudin, mengatakan perbaikan dilakukan sesuai instruksi Bupati Pasuruan, dengan prioritas pada sekolah yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera.
“Alhamdulillah, hampir seluruh pekerjaan sudah tuntas. Tinggal penyelesaian administrasi dan proses pembayaran kepada pihak ketiga,” ujarnya.
Ia memastikan ruang kelas, pagar, dan fasilitas penunjang yang telah selesai dapat digunakan saat siswa kembali masuk sekolah usai libur panjang.
Meski demikian, terdapat tiga sekolah yang pekerjaannya belum sepenuhnya selesai akibat kendala teknis di lapangan. Persoalan tersebut telah dibahas bersama direksi yang meliputi konsultan, penyedia dan dinas.
“Kami tetap mendorong agar pekerjaan bisa diselesaikan sebelum akhir tahun. Jika tidak, ada opsi perpanjangan waktu, atau putus kontrak bila penyedia tidak sanggup,” jelasnya.
Syamsudin menambahkan, pembayaran akan disesuaikan dengan progres pekerjaan yang telah terealisasi.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, mengaku bersyukur karena mayoritas pekerjaan fisik dapat rampung menjelang pergantian tahun, meski sempat terkendala cuaca ekstrem.
“Sejak awal kami khawatir dengan faktor cuaca, namun berkat komitmen semua pihak, pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu,” ungkapnya,Selasa,(30/12/2025).
Dengan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan ini l, dirinya berharap dapat mendukung kenyamanan belajar siswa serta mewujudkan komitmen Bupati Pasuruan dalam memperbaiki kualitas pendidikan. (Tya)
