Diduga Kompor Lupa Dimatikan, Rumah Warga Kertosari Banyuwangi Terbakar

Banyuwangi, Actanews.id – Sebuah rumah warga di Jalan Ikan Banyar, RT 001 RW 003, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, dilalap si jago merah pada Sabtu pagi, 3 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 08.42 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tiga unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 08.48 WIB dan segera melakukan pemadaman serta pengamanan area,” ujar Yoppy Bayu.
Objek yang terbakar merupakan satu unit rumah dengan luas area terdampak kurang lebih 12 x 5 meter. Api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada pukul 09.34 WIB. Selanjutnya, petugas melakukan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh hingga pukul 10.01 WIB.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, rumah tersebut dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga yang tinggal di rumah sebelah, setelah melihat asap tebal keluar dari bagian dapur rumah korban. Warga sekitar sempat melakukan upaya pemadaman awal dengan peralatan seadanya sebelum petugas datang.

“Dugaan sementara, sumber api berasal dari dapur, kemungkinan akibat kompor yang lupa dimatikan serta kebocoran gas LPG 3 kilogram, sehingga api dengan cepat menjalar ke atap bangunan,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta, meliputi kerusakan bangunan rumah serta perabotan seperti kulkas, lemari, dan kamar tidur.

Proses penanganan kebakaran melibatkan Regu Brama 3, Humas, serta Relawan Kebakaran (Redkar) dengan total 8 personel, serta mendapat dukungan dari pihak kepolisian dan masyarakat setempat.
Sebagai penutup, Yoppy Bayu mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi kompor dan instalasi gas dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah.
“Langkah sederhana tersebut sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa,” pungkasnya. (Tim)