BANYUWANGI, Actanews.id — Suasana hangat, khidmat, dan penuh kebersamaan terasa kuat dalam kegiatan Halalbihalal dan Silaturahmi yang digelar di Pondok Pesantren Mansya’ul Huda, Dusun Gempoldampit, Desa Kedungwunggu, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (29/3/2026) pagi. Sekitar 350 jamaah hadir dalam kegiatan ini, mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menjaga tradisi silaturahmi pasca-Idulfitri.
Acara ini dihadiri oleh Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., pengasuh pondok pesantren KH Suyuti Toha, unsur Forkopimka Tegaldlimo, serta sejumlah tokoh agama seperti Gus Haris dan Kanjeng Moh. Kurnia Hasanudin. Kegiatan yang diselenggarakan oleh keluarga besar Bani Abdul Mu’in ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara ulama, aparat TNI, dan masyarakat.
Rangkaian acara dimulai dengan penampilan hadrah oleh para santri yang menambah semarak suasana, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta sambutan dari para tokoh. Dalam sambutannya, KH Suyuti Toha menekankan pentingnya menjaga persatuan melalui doa bersama dan dzikir Nurul Wathon sebagai upaya menciptakan ketenteraman bangsa.
Sementara itu, Letkol Triyadi Indrawijaya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara pondok pesantren dan TNI. Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Banyuwangi tidak terlepas dari peran aktif ulama dan dukungan masyarakat.
“Hubungan harmonis ini harus terus dijaga. Pondok pesantren dan aparat harus saling menguatkan demi menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa,” ujarnya.
Melalui momentum Halalbihalal ini, seluruh pihak diajak untuk terus menjaga persatuan, menghindari perpecahan, serta memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ditutup dengan dzikir bersama, penyampaian silsilah Bani Abdul Mu’in, serta doa penutup. Acara berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.
Halalbihalal ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara ulama dan aparat negara tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat. (*)
