BANYUWANGI, Actanews.id – Tongkat kepemimpinan di lingkungan pemasyarakatan kembali bergeser. I Wayan Nurasta Wibawa resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Tenggarong, Kalimantan Timur, setelah sebelumnya memimpin Lapas Kelas IIA Banyuwangi.
Mutasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Endang Lintang Hardiman selaku Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Timur, pada Sabtu (11/4). Meski berlangsung secara virtual dari Ruang Kalapas Banyuwangi, prosesi berjalan khidmat dan penuh makna.
Dalam arahannya, Endang menegaskan pentingnya percepatan adaptasi bagi pejabat baru. Ia menaruh harapan besar agar pengalaman kepemimpinan Wayan di Banyuwangi dapat menjadi modal kuat dalam menjaga stabilitas serta meningkatkan kualitas pelayanan di Lapas Tenggarong.
“Kami berharap dedikasi serta ide-ide kreatif terus berkembang untuk menunjang pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi amanah tersebut, Wayan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Banyuwangi. Ia menilai capaian selama bertugas di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Blambangan merupakan hasil kerja keras bersama.
“Saya berterima kasih atas dukungan seluruh jajaran. Kami siap menjalankan tugas baru di Kalimantan Timur dan berkomitmen menjaga integritas serta memberikan kontribusi nyata,” tegasnya.
Pergantian ini diharapkan membawa energi baru bagi Lapas Tenggarong, sekaligus melanjutkan tren positif yang telah ditorehkan Wayan selama bertugas di Jawa Timur.

Tak hanya itu, mutasi juga menyentuh sektor pengamanan. Julandra Wikjatmiko yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Banyuwangi, kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai KPLP Lapas Kelas IIA Samarinda.
