Dandim 0825/Banyuwanngi Sambut Kedatangan KRI Teluk Kupang-519, Urai Kemacetan Arus Balik Ketapang–Gilimanuk

BANYUWANGI, Actanews.id  – Upaya mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk semakin diperkuat dengan kedatangan kapal perang KRI Teluk Kupang-519 di Dermaga PT Pusri, Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kamis (2/4/2026) pagi.

Kedatangan kapal jenis Landing Ship Tank (LST) milik TNI Angkatan Laut tersebut disambut langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Triyadi Indrawijaya. Kehadiran kapal ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kelancaran arus balik, khususnya di titik vital penghubung Pulau Jawa dan Bali yang kerap mengalami lonjakan kendaraan.

Kapal yang dikomandani Aan Harminanto ini tiba dan bersandar dengan aman di sisi kiri dermaga sekitar pukul 07.50 WIB. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Danlanal Banyuwangi, Muhamad Puji Santoso, bersama jajaran perwira Lanal serta unsur terkait lainnya.

Dengan kekuatan 82 anak buah kapal (ABK), KRI Teluk Kupang-519 membawa berbagai kemampuan operasional yang mumpuni. Kapal sepanjang 117 meter ini memiliki kecepatan maksimal 16 knot dan mampu mengangkut hingga 478 personel. Selain itu, kapal ini juga dapat membawa 10 hingga 15 unit kendaraan tempur berat, seperti BMP-3F dan Leopard 2, serta dilengkapi fasilitas helipad dan hanggar helikopter.

Sebelumnya, kapal ini telah menjalani perbaikan intensif oleh PT Tesco Indomaritim dan resmi kembali memperkuat armada TNI AL pada Januari 2026. Kini, selain fungsi militernya, KRI Teluk Kupang-519 dioptimalkan dalam misi kemanusiaan dan dukungan transportasi, termasuk membantu mengurai kemacetan di kawasan ASDP Indonesia Ferry Ketapang.

Seluruh rangkaian kegiatan penyambutan hingga sandar kapal berlangsung tertib, aman, dan lancar. Kehadiran KRI Teluk Kupang-519 diharapkan mampu menjadi solusi efektif dalam mempercepat mobilitas penyeberangan serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang kembali menuju Bali. (*)