BANYUWANGI, Actanews.id — Momentum bersejarah terjadi di Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, saat Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, memimpin langsung prosesi ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Senin (30/3) pagi.
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pembangunan infrastruktur penting yang diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan konektivitas masyarakat setempat. Prosesi peletakan batu pertama dilakukan bersama unsur Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Banyuwangi.
Keistimewaan acara ini semakin terasa karena pelaksanaannya dilakukan serentak melalui video conference bersama Pangdam V/Brawijaya. Hal ini menunjukkan bahwa proyek pembangunan Jembatan Perintis Garuda mendapat perhatian serius dari jajaran pimpinan TNI Angkatan Darat di tingkat regional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banyuwangi, Wakapolresta Banyuwangi, Danlanal Banyuwangi, serta Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi. Selain itu, personel dari sejumlah Koramil di wilayah Kodim 0825 juga ikut serta, mencerminkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, kegiatan ini juga diwarnai aksi sosial berupa pemberian santunan kepada anak-anak yatim di wilayah Songgon. Langkah ini menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Kepala Desa Songgon, M. Qoderi, bersama Plt. Camat Songgon Khoiri serta ratusan warga dari Dusun Krajan dan Gumukcandi tampak antusias menyaksikan langsung jalannya kegiatan. Harapan besar pun disematkan pada pembangunan jembatan ini sebagai penggerak ekonomi dan mobilitas warga.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan lancar di bawah pengamanan aparat gabungan. Kehadiran Dandim di tengah masyarakat kembali menegaskan peran TNI tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan di daerah.
Jembatan Perintis Garuda diharapkan kelak menjadi simbol kemajuan dan bukti nyata bahwa pembangunan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (*)
