banner 728x250

Sebanyak 827 Pesilat, Turun Bertanding dalam Ajang Kejurkab Silat Antar Pelajar Banyuwangi 2023

Banyuwangi, actanews.id  – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Banyuwangi ke-252, sebanyak 827 pesilat dari tingkat SD/MI hingga SMA/SMK/MA turun bertanding dalam ajang Kejurkab Pencak Silat antar Pelajar Se-Kabupaten Banyuwangi 2023. Event yang digelar selama 5 hari, mulai tanggal 18 hingga 23 Desember 2023, berlangsung di Aula Cheng Hoo, Kelurahan Sumberrejo, Banyuwangi.

Kejurkab silat ini, yang diselenggarakan oleh IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Banyuwangi, Dispendik Banyuwangi, dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Banyuwangi, menjadi ajang yang menyatukan pesilat muda Banyuwangi dalam olahraga pencak silat di daerah tersebut.

Dalam kejuaraan ini terdapat dua kategori, yaitu Seni dan Tanding, dengan menerapkan peraturan baru tahun 2022.

Ketua Lembaga Wasit Juri, Winarno, SPd, kepada actanews.id, Jumat (22/12/2023) menyampaikan bahwa, even ini menjadi agenda rutin setiap tahun dari IPSI Banyuwangi yang diadakan pada bulan Desember sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Banyuwangi. Dalam upayanya untuk mencari bibit-bibit atlet berbakat, IPSI Banyuwangi terus menggelar berbagai kejuaraan dengan tujuan untuk mengembangkan prestasi para pesilat di tingkat Provinsi maupun nasional.

Winarno juga menjelaskan bahwa kejuaraan ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pendidikan Banyuwangi dan Dispendik Cabang Dinas Provinsi Jawa Timur di Banyuwangi.

“Selain itu, dalam kejuaraan ini, para pesilat juga turut mewakili sekolah masing-masing. Terdapat penghargaan juara umum untuk setiap level pelajar, mulai dari SD hingga SMA, yang dinilai berdasarkan jumlah medali yang berhasil mereka raih,” ungkap Winarno.

“Kami berharap melalui ajang ini, generasi muda dan pelajar di Banyuwangi dapat semakin mencintai seni beladiri asli Indonesia dan meningkatkan prestasi dengan optimal. Hal ini juga dibuktikan dengan prestasi terbaru IPSI Banyuwangi yang berhasil meraih 2 emas dan 3 perak pada kejuaraan tingkat Provinsi,” lanjutnya.

Salah satu wali dari atlet asal perguruan silat Pamor, Lilik (40 Tahun) yang berasal dari Kecamatan Kota Banyuwangi mengungkapkan bahwa,q pihaknya mengirimkan lebih dari 40 atlet untuk berpartisipasi dalam kejuaraan ini.

Lilik berharap agar even-even kejuaraan ini dapat terus rutin dilaksanakan karena tak hanya sebagai bekal beladiri, tetapi juga sebagai latihan untuk membentuk mental dan kemandirian anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *