Babinsa dan Tenaga Medis Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan TBC di Desa Sumberagung

Pesanggaran, Actanews.id — Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan penanganan penyakit menular terus digencarkan di wilayah Kecamatan Pesanggaran. Pada Kamis (13/11/2025), Babinsa Koramil 0825-11/Pesanggaran, Serka Dwi Hariyanto, bersama tenaga medis dari Puskesmas Sumberagung menyelenggarakan sosialisasi bahaya narkoba dan TBC di Pendopo Desa Sumberagung, Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Sumberagung Vivin Agustin, tenaga medis Puskesmas Sumberagung Basuki, serta para ketua RT dan RW se-Desa Sumberagung. Dalam paparannya, Serka Dwi Hariyanto menekankan bahwa keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, menjadi kunci utama memerangi penyalahgunaan narkoba yang merusak masa depan bangsa.

Generasi muda adalah aset penerus bangsa. Semua unsur masyarakat harus bekerja sama memerangi narkoba. Bukan hanya diri sendiri yang dirugikan, tetapi juga keluarga dan lingkungan,” tegas Serka Dwi Hariyanto.

Babinsa juga mengajak peserta sosialisasi menjadi agen perubahan dengan aktif menyebarkan informasi positif dan membantu aparat dalam mencegah dan mengawasi potensi peredaran narkoba di wilayah masing-masing. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) yang rutin dilaksanakan Babinsa untuk meningkatkan ketahanan lingkungan.

Setelah sesi narkoba, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi TBC oleh Basuki dari Puskesmas Sumberagung. Ia menyampaikan materi mengenai gejala, penyebab, pola penularan, serta pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat.

Menurut Basuki, meningkatnya pemahaman masyarakat tentang TBC akan mempercepat upaya pencegahan dan penanganan penyakit tersebut. “Kesadaran masyarakat adalah langkah awal untuk menekan penyebaran TBC dan mewujudkan lingkungan yang sehat,” ujarnya.

Melalui kegiatan kolaboratif ini, Desa Sumberagung menegaskan komitmennya dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, bebas narkoba, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pencegahan penyakit menular.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *