Anggota Koramil Pesanggaran Gelar Karya Bhakti Bersihkan Material Longsor di Gunung Gamping

Pesanggaran, Banyuwangi – Anggota Koramil 0825-11/Pesanggaran yang dipimpin Danramil Kapten Arm Edy Tri Santoso bergerak cepat melaksanakan karya bhakti pembersihan material longsor di kawasan Gunung Gamping, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Kegiatan gotong royong ini melibatkan aparat tiga pilar serta masyarakat setempat.

Longsor terjadi akibat intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan material tanah menutup sebagian akses jalan utama desa. Kondisi tersebut sempat mengganggu mobilitas warga dan menimbulkan potensi bahaya bagi pengguna jalan.

Kapten Arm Edy Tri Santoso mengatakan bahwa tindakan cepat diperlukan untuk memastikan keamanan jalur transportasi.
Kami bergerak cepat bersama tiga pilar dan masyarakat karena akses ini sangat vital bagi warga. Dengan gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai,” ujarnya.

Proses pembersihan dilakukan menggunakan alat manual serta peralatan sederhana untuk mengangkat tumpukan tanah dan ranting. Antusiasme warga terlihat tinggi, mengingat jalan tersebut merupakan jalur utama menuju kawasan permukiman dan perkebunan.

Selain membersihkan material longsor, kegiatan ini juga memperkuat sinergi TNI-Polri, BNPB Banyuwangi, Dinas PU Banyuwangi, Pemerintah Desa, Relawan Destana, dan masyarakat. Aparat tiga pilar turut memberikan imbauan agar warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat beberapa titik tanah masih dalam kondisi labil. Setelah pembersihan, akses jalan Gunung Gamping kini dapat kembali dilalui dan dinyatakan aman.

Camat Pesanggaran, Andik Basuki, S.A.B., M.Si., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat.
Terima kasih kepada Koramil, Polsek, BNPB, Dinas PU, Pemerintah Desa, relawan, dan warga yang telah bahu-membahu menangani dampak longsor. Sinergi lintas instansi sangat penting untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak,” ujarnya.

Diketahui, longsor di kawasan Gunung Gamping dipicu curah hujan tinggi dan kondisi geografis wilayah yang berada pada kemiringan curam. Meski akses sudah normal, masyarakat tetap dihimbau berhati-hati karena jalan masih licin dan berpotensi terjadi longsor susulan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *