BANYUWANGI – Suasana haru dan penuh penghormatan menyelimuti prosesi pemakaman militer almarhum Sertu (Purn) Rahmad, seorang purnawirawan TNI yang dikenal berdedikasi tinggi semasa pengabdiannya. Upacara digelar secara militer di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan, Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Selasa (28/4/2026).
Almarhum yang merupakan mantan Babinsa Koramil 0825/07 Cluring, Kodim 0825/Banyuwangi, mendapat penghormatan terakhir dari institusi TNI, rekan sejawat, serta masyarakat setempat yang turut hadir mengiringi kepergiannya.
Upacara dipimpin oleh Inspektur Upacara Kapten Inf Gunoto selaku Danramil 0825/17 Muncar, dengan Komandan Upacara Kapten Arm Siswandi, Danramil 0825/08 Srono. Prosesi dimulai dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada TNI pada pukul 12.20 WIB.
Dalam sambutannya, perwakilan keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas penghormatan militer yang diberikan kepada almarhum, serta memohon maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah dilakukan semasa hidupnya.
Selanjutnya, upacara persemayaman dilaksanakan dengan penuh khidmat, sebelum jenazah diberangkatkan menuju lokasi pemakaman. Setibanya di TPU, rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup almarhum, apel persada, hingga penghormatan terakhir dari pasukan.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan rasa duka cita mendalam. Ia menegaskan bahwa almarhum merupakan salah satu prajurit terbaik yang telah memberikan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tinggi kepada bangsa dan negara.
“Kepergian beliau menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi TNI dan masyarakat yang mengenalnya,” ujarnya.
Prosesi pemakaman ditutup dengan tabur bunga oleh Inspektur Upacara dan keluarga, serta doa bersama yang dipimpin tokoh agama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 13.35 WIB dalam keadaan tertib dan lancar.
Diketahui, Sertu (Purn) Rahmad lahir di Banyuwangi pada 26 Maret 1965. Ia menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan akibat sakit. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok prajurit yang dekat dengan rakyat serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan, dan masyarakat yang pernah merasakan pengabdiannya.
