Momentum Hari Kartini, SMP Negeri 2 Rogojampi Semarak dengan Busana Adat

Banyuwangi, Actanews.id  – Suasana pagi yang cerah di halaman SMP Negeri 2 Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (21/4/2026), dipenuhi semangat dan nuansa kebangsaan. Seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari siswa, dewan guru, hingga karyawan, mengikuti upacara peringatan Hari Kartini dengan penuh khidmat.

Peringatan tahun ini terasa istimewa. Ratusan siswi tampil anggun mengenakan kebaya tradisional berwarna-warni, menciptakan pemandangan yang indah sekaligus membanggakan. Para guru pun turut memeriahkan suasana dengan mengenakan pakaian adat, menambah kekhidmatan sekaligus semarak peringatan tersebut.

Kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia tampak dikenakan dengan luwes oleh para siswi. Meski berbalut kain tradisional, mereka tetap bergerak dengan percaya diri, mencerminkan sosok perempuan Indonesia yang kuat dan elegan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMP Negeri 2 Rogojampi, Pujianto, S.Pd, menegaskan pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air serta melestarikan budaya bangsa. Menurutnya, penggunaan busana adat seperti kebaya merupakan salah satu wujud nyata kebanggaan terhadap Indonesia.

“Peringatan Hari Kartini ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa-jasa R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan, tetapi juga sebagai ajang untuk memahami dan menghargai keberagaman budaya Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap semangat cinta budaya tersebut dapat tertanam kuat dalam diri para peserta didik, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang mampu menjaga dan melestarikan identitas bangsa.

pembina upacara, Nur Indah Sari, S.Pd,
pembina upacara, Nur Indah Sari, S.Pd,

Bertindak sebagai pembina upacara, Nur Indah Sari, S.Pd, menyampaikan pesan inspiratif mengenai peran perempuan di masa kini. Ia menekankan bahwa perempuan Indonesia kini semakin berdaya dan mandiri, serta memiliki peran penting di berbagai bidang kehidupan.

“Perempuan hari ini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan penggerak perubahan. Semangat Kartini harus diwujudkan dalam tindakan nyata—belajar dengan sungguh-sungguh, berani bermimpi, dan tidak takut mengambil peran,” tegasnya.

Ia juga berharap dari SMP Negeri 2 Rogojampi akan lahir generasi “Kartini muda” yang mampu menginspirasi, membawa perubahan, serta mengharumkan nama daerah dan bangsa.

Peringatan Hari Kartini ini menjadi lebih dari sekadar seremoni. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini tetap hidup dan relevan hingga saat ini, terutama dalam diri generasi muda.

Dari halaman sekolah yang sederhana, terpancar tekad besar untuk terus melangkah maju. Semangat Kartini pun diyakini akan terus tumbuh, menginspirasi, dan menjadi kekuatan bagi masa depan bangsa. (Tim Jurnalis SMPN 2)