BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam memperluas akses air bersih bagi masyarakat terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya dari PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) yang menyalurkan bantuan sambungan rumah (SR) air bersih untuk warga Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Selasa (14/4/2026).
Sebanyak 50 kepala keluarga kini mendapatkan fasilitas pipanisasi air bersih yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air layak konsumsi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono.
General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang berfokus pada penguatan desa, termasuk pengembangan Desa Siaga Bencana di Kebondalem.
“Total anggaran yang disalurkan mencapai sekitar Rp200 juta, mencakup pembangunan 50 sambungan rumah dengan jaringan sepanjang kurang lebih 1,3 kilometer,” ujarnya.
Hendro menambahkan, program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi bencana.
“Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat nyata, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN yang selama ini aktif bersinergi dengan pemerintah daerah. Ia menilai dukungan tersebut sangat membantu dalam memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat, termasuk air bersih dan listrik.
“Terima kasih kepada PLN atas kontribusi yang konsisten dalam mendukung program-program pemerintah daerah,” ujar Mujiono.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemkab Banyuwangi telah memasang ribuan sambungan air bersih gratis di berbagai desa melalui anggaran daerah. Program tersebut juga diperkuat dengan dukungan CSR dari berbagai pihak.
“Kolaborasi ini menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam hal akses air minum dan sanitasi yang lebih baik,” pungkasnya. (*)
