Sulawesi Tengah – Isu tambang ilegal kembali mencuat dan menjadi perhatian publik di Sulawesi Tengah. Perkembangan terbaru bahkan menghadirkan sosok yang langsung menyita perhatian masyarakat, yakni seorang yang dikenal sebagai Agus Flores.
Kehadirannya di Sulawesi Tengah, Jumat (10/4/2026), pada awalnya diketahui dalam rangka menghadiri Haul KH. Idrus Al Jufri, sebuah agenda keagamaan yang rutin digelar dan dihadiri berbagai tokoh penting. Namun, di balik kunjungan tersebut, beredar dugaan bahwa ia juga membawa misi lain yang tidak kalah besar: mengungkap praktik tambang ilegal yang selama ini disebut-sebut melibatkan pihak-pihak berpengaruh.
Isu ini dengan cepat menyebar dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Perkembangannya yang begitu cepat bahkan dikabarkan membuat Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, hanya bisa menggelengkan kepala melihat dinamika yang terjadi di lapangan.
Sorotan terhadap tambang ilegal di wilayah ini semakin menguat setelah adanya instruksi tegas dari Kapolri yang memerintahkan jajaran kepolisian untuk menindak seluruh aktivitas tambang ilegal tanpa pandang bulu. Instruksi tersebut dipandang sebagai langkah serius dalam menegakkan hukum dan memberantas praktik ilegal yang telah lama meresahkan.
Tidak hanya dari kepolisian, Panglima TNI juga turut memberikan pernyataan terbuka. Ia menekankan pentingnya transparansi dalam penanganan kasus ini serta meminta agar semua pihak yang terlibat dibuka secara jelas. Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang terburu-buru menyudutkan institusi tertentu tanpa dasar yang kuat.
Di sisi lain, kedekatan antara Agus Flores dan Gubernur Anwar Hafid turut menjadi sorotan publik. Hubungan keduanya diketahui telah terjalin cukup lama, bahkan sebelum Anwar Hafid menjabat sebagai gubernur. Dalam beberapa kesempatan, ia disebut pernah mengunjungi kantor Agus Flores di Plaza Indonesia, yang semakin menambah perhatian masyarakat terhadap dinamika yang berkembang saat ini. (Martha)
