BANYUWANGI – Ribuan umat Hindu memadati Pura Luhur Giri Salaka di kawasan Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Rabu (8/4/2026), untuk merayakan Hari Raya Pagerwesi yang dirangkaikan dengan upacara Pujawali peringatan hari jadi pura ke-69.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang turut hadir dalam perayaan tersebut, mengapresiasi kekhidmatan umat dalam menjalankan upacara keagamaan.
“Kami berharap Pagerwesi dan Pujawali ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi, persaudaraan, serta menjaga keharmonisan hidup,” ujar Ipuk.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas komitmen umat Hindu dalam menjaga kelestarian Pura Giri Salaka yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Ipuk menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman yang ada.
“Perbedaan adalah kekuatan untuk saling melengkapi. Umat Hindu merupakan bagian penting dari pembangunan Banyuwangi,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Kementerian Agama Banyuwangi, Oksan Wibowo, menjelaskan bahwa Pagerwesi merupakan bagian dari rangkaian Hari Raya Saraswati yang melambangkan turunnya ilmu pengetahuan.
“Momentum ini mengingatkan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” jelas Oksan.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Banyuwangi terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan umat Hindu. Saat ini, di Banyuwangi telah berdiri dua lembaga pendidikan Hindu setingkat madrasah, yaitu Widyalaya.
Oksan berharap dukungan tersebut terus berlanjut, terutama dalam pengembangan pendidikan dan pembinaan umat Hindu di daerah. (*)
