Kasdim 0825 Turun Langsung: Pengerjaan Jembatan Perintis Garuda Hari ke-9 Kian Dekati Harapan Warga Songgon

BANYUWANGI, Actanews.id  — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan Karya Bakti TNI pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Desa Songgon, Kecamatan Songgon. Memasuki hari ke-9, Senin (7/4/2026), progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, turun langsung ke lokasi di aliran Sungai Binau, Dusun Krajan, untuk memimpin sekaligus meninjau jalannya pengerjaan. Kehadirannya menjadi bentuk nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.
Di lapangan, Mayor Suprapto memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan standar teknis. Ia didampingi oleh Danramil 0825/20 Songgon Kapten Kav Andoko, personel dari sejumlah koramil jajaran, serta Bati Bhakti TNI Staf Teritorial Kodim 0825/Banyuwangi. Kegiatan juga melibatkan pemerintah dusun dan warga setempat, yang turut bergotong royong menyukseskan pembangunan jembatan tersebut.
Pada hari ke-9 ini, sejumlah pekerjaan penting berhasil diselesaikan, di antaranya pemasangan pondasi siklop, pengecoran beton dan blok pilon, pembesian kolom, serta pemasangan batu belah untuk pondasi. Selain itu, distribusi material juga terus dilakukan guna menjaga kelancaran proses pembangunan.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang menjadi bagian dari penegasan disiplin dan koordinasi seluruh personel sebelum memulai pekerjaan. Hal ini mencerminkan profesionalisme TNI dalam menjalankan setiap program karya bakti.
Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi akses vital bagi warga Dusun Krajan dan Gumukcandi. Selama ini, aliran sungai menjadi kendala utama mobilitas masyarakat menuju fasilitas penting seperti puskesmas, pasar, sekolah, dan lahan pertanian.
Dengan terus dikebutnya pembangunan, jembatan ini diyakini tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Seluruh rangkaian kegiatan hingga hari ke-9 berlangsung aman, tertib, dan lancar, menegaskan sinergi kuat antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa. (*)