Agus Flores Tegaskan Pembenahan Total PW-FRN, Terapkan Kebijakan Satu Pintu dan Penertiban Administrasi

Jakarta, Actanews.id – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN), Agus Flores, menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh di tubuh organisasi. Langkah ini meliputi penertiban administrasi, penguatan independensi media, serta penerapan kebijakan satu pintu guna menjaga marwah dan integritas organisasi.

Instruksi tersebut disampaikan kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota di semua tingkatan, mulai dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC), pada Rabu (11/2/2026). Pembenahan ini menjadi bagian dari konsolidasi internal agar PW-FRN tetap solid, profesional, dan berintegritas di tengah dinamika dunia pers.

Agus Flores menegaskan bahwa tertib administrasi menjadi prioritas utama dalam agenda pembenahan. Seluruh pengurus DPW dan DPC diwajibkan segera melakukan konfirmasi pembaruan Kartu Tanda Anggota (KTA) sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.
“Langkah ini penting untuk memastikan validitas keanggotaan sekaligus memperkuat sistem organisasi secara menyeluruh,” tegas Agus.

Selain aspek administrasi, PW-FRN juga menekankan pentingnya menjaga independensi media yang tergabung di dalam organisasi. Setiap media diwajibkan menjaga netralitas serta mematuhi kebijakan tunggal organisasi. Tidak diperkenankan adanya standar ganda dalam pemberitaan yang berkaitan dengan visi dan arah kebijakan PW-FRN.

Dalam arahannya, Agus Flores juga meminta seluruh media yang bernaung di bawah PW-FRN untuk memutus segala bentuk keterkaitan dengan organisasi lain yang dinilai menyerupai atau tidak sejalan dengan visi PW-FRN. Kebijakan ini bersifat mutlak sebagai bagian dari penerapan one gate policy atau kebijakan satu pintu yang menjadi prinsip organisasi.
“Organisasi tidak akan menoleransi pelanggaran sekecil apa pun. Tindakan tegas akan diambil terhadap media yang masih terkontaminasi atau mengabaikan instruksi ini,” tegasnya.

Penegasan tersebut dilakukan demi menjaga kredibilitas dan integritas PW-FRN di mata publik, sekaligus memastikan seluruh anggota berada dalam satu komando dan visi yang sama. (*)