LICIN , Actanews.id – Semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap pendidikan terus berkobar di Kecamatan Licin. Hari Rabu, 28 Mei 2025, jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Licin menunjukkan komitmen adaptif dan inovatif dalam merespons bencana banjir yang melanda wilayahnya, dengan menyalurkan bantuan kepada Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatut Tullab Segobang yang terdampak.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danposramil 0825/22 Licin, dan berlangsung sejak pukul 12.30 WIB di MI Nahdlatut Tullab Segobang. Kehadiran berbagai elemen penting, seperti Camat Licin, Komisioner BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Kapolsek Licin, jajaran Forpimka Kecamatan Licin, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Segobang, serta Kepala KUA Kecamatan Licin, mencerminkan sinergi produktif dalam penanganan pasca-bencana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan langsung lokasi kelas yang rusak akibat banjir. Peninjauan ini penting untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil sekolah. Momen haru terjadi saat Komisioner BAZNAS Kabupaten Banyuwangi secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Kepala Sekolah MI Nahdlatut Tullab Segobang. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan mempercepat proses perbaikan fasilitas pendidikan, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan doa bersama, memperkuat ikatan silaturahmi antarpihak yang terlibat dan memohon kelancaran dalam proses rehabilitasi sekolah.
Kegiatan pemberian bantuan ini berakhir dengan lancar dan aman pada pukul 13.40 WIB. Langkah cepat dan terkoordinasi dari Forpimka Licin ini menunjukkan bagaimana pemerintah dan lembaga terkait dapat bekerja secara adaptif menghadapi tantangan, inovatif mencari solusi, serta produktif dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bantuan ini bukan sekadar uluran tangan, melainkan juga simbol harapan agar MI Nahdlatut Tullab Segobang dapat segera pulih dan kembali menjadi tempat yang kondusif bagi para siswa untuk menimba ilmu. Diharapkan, dengan dukungan berkelanjutan, pendidikan di wilayah terdampak banjir dapat kembali bangkit dan melahirkan generasi penerus yang unggul.
