Actanews.id – Penjualan hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha 2024 di Kabupaten Banyuwangi mengalami penurunan drastis dibandingkan dengan Idul Adha tahun 2023. Penurunan ini terutama terlihat khususnya pada penjualan kambing kurban jenis etawa dan PE di beberapa tempat di wilayah Kecamatan Banyuwangi Kota.
Komaji (40), seorang pedagang kambing kurban dari Desa Telemung, Kecamatan Kalipuro, mengungkapkan bahwa penjualan tahun ini sangat menurun. Dalam wawancara pada Minggu (16/6/2024) malam di tempat jualannya di pinggir jalan Kepiting, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, Komaji menyatakan bahwa perbandingan penjualan dengan tahun lalu sangat jauh menurun.
“Perbandingannya dengan tahun kemarin itu jauh, pokoknya ndak kayak kemarin-kemarin. Mungkin kendalanya, ini kan barengan sama pendaftaran sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, sejak 13 hari berdagang, Ia hanya berhasil menjual beberapa ekor kambing saja. Jika tahun lalu membawa dagangan sebanyak 40 ekor dan semuanya habis terjual, tahun ini dari 20 ekor kambing yang dibawa, masih tersisa 9 ekor.
Komaji menjelaskan bahwa harga kambing berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 6 juta lebih, sesuai dengan permintaan dan kemampuan pembeli. “Sejak jualan, 6 hari itu baru laku 1, yang biasanya dapat 2 hari itu udah laku,” tambahnya.
Meskipun situasi ini mengecewakan, Komaji berencana bertahan berjualan sampai hari Rabu 19 Juni, dengan harapan ada peningkatan penjualan. “Saya tahan sampai Rabu, barangkali ada rezeki,” pungkasnya.
Komaji HP No. 085 281 174 842
